Sunday, March 24, 2013

Di bawah langit Merapi

Merapi, 10 gunung teraktif di dunia, yang sudah meletus 68 kali... hari rabu, tanggal 20 Maret, kami baru sampai di terminal giwangan Yogyakarta, jam 4 pagi, kami sudah sampai di giwangan, sehabis itu, langsung capcus ke luar untuk menemui transportasi kita selama di jogja. sampai diluar, ternyata, terminal giwangan itu sangat dekat dengan kampung halaman aku, Wonokromo, imogiri, Bantul. setelah itu, bis yang kami pesan sudah sampai, kami langsung naik ke dalam bis, dan langsung menuju ke stasiun tugu yang sangat dekat dengan malioboro, tempat paling gaul di jogja.  setelah sampai di stasiun, mata masih berat, ada yang masih mengantuk, guru langsung memesan tiket untuk pulang, padahal kami baru sampai, kenapa langsung fokus ke persiapan pulang ya? biarlah... oke, balik ke cerita, dengan keadaan setengah bugar, guru kami mencoba memesan tiket, tapi, semangat joang 45 untuk memesan tiket itu hancur remuk.. halah! bahasanya... maksudnya, ternyata stasiun tugu tutup jam segitu.. baru pertama kali ngeliat stasiun segede stasiun pasar senen tutup gak buka 24jam.. sehabis itu, kami langsung menuju mesjid "syuhada" yang tidak terlalu jauh dari daerah malioboro, kita sholat subuh disitu. disini, aku meninggalkan jejak berupa ampas dari dalam tubuh.. dan abis itu baru aku sholat.. sehabis dari masjid syuhada, kita langsung ke tempat istirahat pertama yaitu rumah yang dekat dengan kos-kosan masoji sewaktu menimba ilmu di tanah Yogyakarta, disitu, kami istirahat, makan, tidur, bercanda, main gaplek, dan keliling kampung... ternyata di sana, baru di temukan arca .. dan itupun yg di temukan baru atasnya, belom bagian bawahnya... dan disitu ternyata ada kerajinan tangan juga milik kampung situ... setelah menikmati kampung tersebut, kita pun langsung ke museum merapi, yang berada 9 kilometer dari gunung merapi, disitu, kita pertama, nonton dulu, iya bener, judul diatas diambil dari judul filem yang kita tonton di museum, menurut ku sih, inilah yang harus diceritakan dalam perjalanan terakhir kita di SL8, kembali ke cerita, akhirnya, kita pun tau, bagaimana sejarah merapi, cara antisipasi warga di dekat merapi, dan daerah daerah penting yang harus diselidiki orang orang tertentu untuk mengetahui kondisi merapi terkini... setelah nonton, teman kami yang inisialnya daffa, tertidur pulas, dan kami sekelas ingin meninggalkannya sendiri dalam ruan
gan theatre, tapi, pupuslah harapan itu (cieilaaaaaah) ternyata shinta ngebangunin daffa.. yah..... oke, selanjutnya, kita langsung dijelasin sama guide di museum itu, ternyata, merapi adalah gunung api yang teraktif juga diantara 10 lainya, merapi pun sudah 68 kali meletus, dan letusan terbesar di tahun 2010 lalu, gak nyangka, wedus gembelnya menggembul indah langit langit merapi, terlihat menyeramkan, ciptaan tuhan memang hebat, aku bersyukur tidak terkena abu panas merapi, karena di depok jauh dari jogja, dan juga, merapi adalah 2 gabungan jenis gunung api, aku lupa apa namanya, tapi, merapi mempunyai suatu tempat yang bernama keren, yaitu "puncak garuda" nggak tau kenapa dinamakan puncak garuda, tapi, puncak garuda sempet menjadi tempat tertinggi di merapi, itu nggak tau tahun berapa, dan sekarang udah bukan puncak garuda lagi.. nah, waktu itu, presiden indonesia BUNG KARNO pun pernah mengunjungi merapi, bung karno mengecek kondisi merapi juga.

nah, selanjutnya, kita pergi ke daerah yang terkena efek dari letusan merapi, disitu, kita bener bener ngeliat seperti kiamat kecil, semuanya panas, banget malah.. rumah tertimbun abu, pohon hanya tinggal rantingnya doang, sungai yang selebar 70++ saja tidak dapat menampung lahar dingin dari merapi... Allah memang maha besar, dan makanya, jangan sok besar(bukan fisik) jangan sombong, ingatlah pelajar dari merapi, itu saja baru dibumi, gimana kalo di planet lain?

sekian dari saya, maaf kalo ada kata kata yang kurang menarik, sekian dan terima kecupan! Wassallam!
Ai

No comments:

Post a Comment

Post a Comment